Sekolah In

Home » » Menikah & Membuka Usaha

Menikah & Membuka Usaha

Menikah & Membuka Usaha

Menikah dan membuka usaha
Ternyata memiliki banyak kesamaan
Dan juga perbedaan tentunya

Sebuah pernikahan dapat terjadi
Karena ada 2 pihak yang setuju
Kalau hanya sepihak...
Itu namanya kawin paksa
Siapa mau kawin paksa...?

Sebuah transaksi bisnis terjadi
Karena penjual dan pelanggan sepakat
Atas kualitas dan harga
Kalau hanya sepihak..
Itu adalah jual paksa
Siapa mau datang lagi..?

Oleh karena itu...
Memahami calon pasangan yang dituju sangat penting
Oleh karena itu..
Memahami calon pelanggan yang dituju sangat penting
Calon pasangan yang salah, penikahan tak terjadi
Calon pelanggan yang salah, transaksi tak terjadi

Pernikahan bahagia bisa terjadi
Karena ada dua orang yang sudah bahagia bersatu
Masing-masing membawa bekal kebahagiaan
Tidak bisa hanya salah satu saja..
Transaksi yang win-win bisa terjadi
Karena penjual dan pembeli memiliki sesuatu untuk dipertukarkan
Penjual membawa solusi kreatif dan pelanggan membawa daya beli
Tidak bisa salah satu saja..

Oleh karena itu beranilah repot
Memikirkan dan memilih dengan tepat siapa pasangan sejati
Oleh karena itu beranilah repot
Memikirkan siapa dan dimana pelanggan sejati untuk kita

Sayangnya.......
Banyak orang ingin membuka usaha
Repot dengan dirinya sendiri
Mencari toko dan mencari barang
Menghias toko dan menata barang
Belajar masak dan belajar menjahit
Karena sekedar senang melakukannya
Sibuk sekali untuk itu semua...
Tapi hanya mengurus diri sendiri

Padahal ....
Bukan itu yang dibutuhkan pelanggan
Bukan itu yang diinginkan pelanggan
Padahal...
Yang seperti itu sudah tersedia di pesaing kita
Para pesaing yang sudah lebih dulu dan lebih cakap dari kita

Kita lupa memahami pelanggan
Kita lupa berinovasi untuk pelanggan
Kita lupa mengelola persaingan
Akal, atur baru aksi....
Ini seperti orang yang mau menikah
Tapi yang diurus hanya dirinya sendiri
Sibuk dengan segala sesuatu yang dibutuhkan jadi pengantin
Baju, pelaminan, makanan pesta, undangan pesta dsb..
Namun tidak akan ada pesta kawin tanpa pasangan pengantin bukan?
Kan tidak mungkin menikah dengan diri sendiri..?

Namun begitulah banyak yang buka usaha......
Seperti orang yang menikah dengan diri sendiri
Memulai hanya dari dirinya saja
Bukan dari pelanggan
Padahal tidak ada bisnis tanpa pelanggan
Nah siapa mau “menikah” dengan dirinya sendiri...?
Apa pilihan anda...?

(AT, JKT 30 Juni 2013)

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Creating Website

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Learning Entrepreneursip at Mandiri Sahabatku - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger
div>