Sekolah In

Home » » Kelokan Yg Tak terduga

Kelokan Yg Tak terduga

Menjelang ulang tahun saya istri saya Jeni "bersekongkol" dengan teman2 di UCEC dan mereka menghubungi teman2 saya memberi tahu ulang tahun saya sehingga hari ini saya dibanjiri ucapan selamat. Dari sekian banyak ucapan selamat saya mendapatkan ucapan-ucapan selamat yang khusus dari rekan-rekan Mandiri Sahabatku. Diam-diam dikirim ke team UCEC dan siang tadi diserahkan kepada saya dalam bentuk surat. Saya terharu membaca surat-surat dari teman-teman yg saya tak bisa sebut namanya satu persatu bahkan ada yg menulis berlembar-lembar. Terima kasih dari hati yg tak terdalam.. sebagai ungkapan terima kasih perkenankan saya menyampaikan refleksi saya tentang kalian dan perjalanan kami bersama rekan semua..

Kelokan Yg Tak terduga

Bentara kehidupan tak selalu dapat diduga
Kadang jalanan yg tak kita kenal harus ditempuh
Kelokan tak terduga harus kita terjang
Tahun 2010 kami melihat pak Ciputra menitik air mata
Melihat gambar seorang BMI bergelantung di Kuala Lumpur
Berupaya melarikan diri dari gedung jangkung 15 lantai
Namun sayang tali tak cukup panjang
Air mata beliau menetes ....
Kenapa seorang anak bangsa harus mempertaruhkan nyawa
Di negara asing untuk majikan yg tak dikenal
Demi sesuap nasi untuk keluarga di tanah air..?
Air mata itu lebih dari sebuah perintah untuk UCEC
Dengan bersegera kami mencari jalan untuk menemui mereka
Untuk berbagi entrepreneurship sebagai ilmu kehidupan
Inilah kelokan yang tak pernah kami duga
Tiba-tiba saja muncul dan mengubah arah masa depan UCEC.

Tahun 2010 kami datang ke Hong Kong pertama kali
Mencari jalan untuk membuka kelas-kelas entrepreneurship untuk BMI
Namun sebuah kelokan tak terduga kembali muncul
Kali ini malah datang dari Singapore...
Seseorang yang tak saya kenal tiba-tiba mencari UCEC
Ia adalah Bpk Harun seorang petinggi dari MTM
Sebuah organisasi masyarakat Indonesia peduli BMI di Singapore
Ia mengajak UCEC melatih BMI di Singapore
Itulah awal cerita hingga kami bisa datang ke Singapore di akhir Desember 2010 untuk melatih BMI di kali pertama

Sebuah kelokan tak terduga tiba tiba muncul lagi di Juli 2011
Dalam perhelatan Global Entrepreneurship Indonesia di Bali
Ibu Hillary Clinton datang untuk menyambut
Beliau Menteri Luar Negeri Amerika Serikat saat itu
Orang penting dari negara adi daya yang sangat dilindungi
Kami tak diberi tahu kapan dia akan masuk ruangan dan berbicara
Sehingga peserta hanya menunggu dan saling sapa satu sama lain
Dalam pengaturan Sang Ilahi saya bersebelahan dengan bp Budi Sadikin
Dulu beliau Direktur Bank Mandiri, sekarang ia Presiden Direktur Bank Mandiri.
Saya tayangkan video wisuda pelatihan entrepreneurship untuk BMI di Singapore melalui I-Pad yang ada di tangan.
Beliau sangat tersentuh..
Dengan cepat Pak Budi menanggap:”Pak Antonius saya ingin yang seperti ini...”
Itulah awal mula Mandiri Sahabatku di Hong Kong
Karena Bank Mandiri percaya BMI bisa jadi pengusaha
Sampai saat ini sudah ribuan BMI hadir di pelatihan entrepreneurship
Di Hong Kong dan Kuala Lumpur
Ini semua terjadi melalui kelokan-kelokan yg tak terduga...

Sejak saat itu Hong Kong kami rutin kunjungi
Kami beruntung bertemu Bank Mandiri
Sebuah bank utama dengan hati peduli masa depan BMI
Sudah bermilyar-milyar mereka keluarkan untuk Mandiri Sahabatku
Saya juga beruntung memiliki team pelatih yg hebat
UCEC & UCEO (UC Entrepeneurship Online Learning)
Mereka melatih dengan hati dan bukan sekedar karena perintah
Mereka datang dengan peduli dan bukan sekedar karena pekerjaan.
Kelokan tak terduga tak selalu berujung buruk bukan?
Dalam anugerah Sang Maha Pencipta...
Kelokan tak terduga bisa menjadi kelokan menuju keberuntungan

Di kelokan tak terduga ini kami bertemu dengan sahabat-sahabat baru perempuan-perempuan perkasa milik bangsa
Ternyata mereka bukan sekedar pahlawan devisa
Tapi mereka adalah pahlawan keluarga
Mereka bukan sekedar domestic workers
Tapi mereka adalah pembelajar yang aktif penuh semangat
Mereka bukan sekedar BMI (Buruh Migran Indonesia)
Tapi mereka dalah mutiara terpendam SDMI (Sumber Daya Migran Indonesia)

Mereka adalah ibu yang memiliki anak-anak..
Mereka adalah anak-anak dengan ayah dan bunda
Mereka adalah kakak dan mereka adalah adik
Mereka adalah perempuan dengan segala aspirasinya
Mereka adalah pekerja cakap sanggup berinovasi
Mereka adalah pencipta lagu, puisi dan juga kerajinan tangan
Mereka adalah entrepreneur-entrepeneur yang belum dikenal
Sungguh mereka pantas meraih mimpi mereka dan menjadi pahlawan untuk diri mereka sendiri.
Perempuan-perempuan berani ini tidak banyak berkata
Hanya membuktikan dalam keheningan
Bahwa mereka tak gentar menempuh kehidupan dengan berdiri diatas kaki sendiri...

Inilah kelokan tak terduga dalam kehidupan saya & UCEC
Bertemu dengan sahabat-sahabat baru yang telah menginspirasi
Sahabat baru yang membuat kami bangga dan mendapatkan semangat
Dan adalah harapan kami di UCEC & UCEO...
Kalian akan mengispirasi keluarga, masyarakat dan bangsa
Bahwa BMI akan jadi entrepreneur perkasa....
Teruslah bergerak dan berinovasi para sahabat
Hadapi kelokan-kelokan baru dalam kehidupan
Jika perlu ciptakan sendiri kelokan itu.............
Dengan ketegaran yang sama seperti ketika kalian mengatasi kelokan yang pertama.

Salam Entrepreneur dari Tanah Air

(Antonius Tanan- 9 April 2013)
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Creating Website

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Learning Entrepreneursip at Mandiri Sahabatku - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger
div>